|
Palembang | |
Imsak | 04:37 WIB |
Subuh | 04:47 WIB |
Syuruq | 06:01 WIB |
Dzuhur | 12:06 WIB |
Ashar | 15:19 WIB |
Maghrib | 18:09 WIB |
Isya | 19:16 WIB |
2°59'LS, 104°47'BT Ketinggian : 10 m Arah kiblat : 65°27' (U-B) |
LPMUINRF - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menjadi salah satu Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung dari 30 Oktober hingga 9 November 2024 di Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang. PKDP diikuti oleh ratusan dosen pemula dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Sumatera Selatan dan sekitarnya, dengan total peserta mencapai 392 orang.
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya program ini sebagai wadah bagi dosen untuk terus belajar dan mengembangkan diri. "Menuntut ilmu adalah kewajiban, terlebih bagi dosen yang memiliki peran penting dalam pendidikan. PKDP menjadi platform untuk meningkatkan pemahaman, wawasan, serta kompetensi profesional," ujar Prof. Nyayu Khodijah.
Dalam program tersebut, Prof. Nyayu Khodijah juga memberikan materi tentang kebijakan PKDP, menekankan pentingnya kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi untuk menjadi dosen profesional. "PKDP adalah langkah awal menuju profesionalisme dosen, yang juga menjadi bagian dari proses sertifikasi guna menunjang peningkatan tridarma perguruan tinggi," jelasnya.
Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Raden Fatah, Dr. Arne Huzaimah, M.Hum., melaporkan bahwa program ini diikuti oleh dosen dari berbagai PTK seperti IAIN Curup, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, dan sejumlah institusi lainnya di wilayah Sumatera Selatan. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah diharapkan dapat memperkuat mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Dengan penyelenggaraan PKDP 2024, UIN Raden Fatah Palembang berharap dapat meningkatkan kompetensi dosen pemula, yang pada akhirnya akan memperkuat kualitas pendidikan di perguruan tinggi keagamaan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong pengembangan institusi dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang dididik oleh dosen-dosen tersebut.