|
Palembang | |
Imsak | 04:36 WIB |
Subuh | 04:46 WIB |
Syuruq | 06:01 WIB |
Dzuhur | 12:05 WIB |
Ashar | 15:19 WIB |
Maghrib | 18:08 WIB |
Isya | 19:16 WIB |
2°59'LS, 104°47'BT Ketinggian : 10 m Arah kiblat : 65°27' (U-B) |
LPMUINRF – Kegiatan dwi mingguan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang dikemas dalam akronim D’Musik (Diskusi Mutu Asyik) kembali digelar secara daring pada Rabu (15/3/2022). D’Musik series #7 yang merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya mengusung tema Kebutuhan Prioritas Menuju unggul 2024 dengan menghadirkan pembicara Dr, syahril Jamil, M.Ag yang merupakan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Raden fatah Palembang.
Sejatinya lanjutan kegiatan dwi mingguan ini sudah dimulai dari awal tahun 2022, namun pelaksanaannya sempat tertunda karena adanya beberapa agenda yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Acara yang dilaksanakan secara daring ini dimulai Pkl.09.00 dengan dipandu oleh moderator Dr. Amilda, M.A selaku Kapus Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa dan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris, para Kapus dan Staff LPM, serta Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang.
Hiruk pikuk perakreditasian sering kali membuat kita gamang, tak jarang perasaan resah gundah gulana membayangkan betapa beratnya tanggungjawab kita untuk menyiapkan tuntutan instrumen. Tensi tinggi terkadang menjadi menu makan siang karena masih terdapatnya beberapa kekurangan terkait narasi dan dokumen yang dibutuhkan. Penting bagi kita juga untuk menyamakan persepsi tentang apa yang menjadi target kita ditahun 2022 dan melalui d’musik ini dapat menjadi wadah atau tempat untuk kita bisa berdiskusi.
Dalam sambutannya sekaligus pembicara pada d’musik kali ini, Dr. Syahril Jamil menyampaikan beberapa point mengenai kebutuhan prioritas apa saja yang diperlukan untuk menuju Unggul tahun 2024. “Pada Rapat Tinjauan Manajemen kemarin sudah pernah disampaikan bahwasannya ada 8 (delapan) program prioritas di tahun 2022 diantaranya Peningkatan akreditasi dan rnagking, peningkatan jumlah guru besar, penguatan sistem manajemen data yang terintegrasi, penguatan sistem perencanaan program dan kegiatan, pembinaan orientasi mahasiswa, peningkatan jumlah publikasi pada jurnal bereputasi, peningkatan persentase jurnal terakreditasi, dan penyusunan roadmap Internasionalisasi.” Ujarnya.
“Dalam hal ini LPM juga sudah melakukan diskusi terkait re-akreditasi prodi dan beban kerja kita terkait peringkat akreditasi Universitas dan Prodi tidak hanya unggul saja dengan capaian minimal 60% dari jumlah prodi yang ada. Sedangkan saat ini persentase kita baru tercapai sekitar 31%, masih ada 29% lagi untuk mencapai target minimal. Prodi yang terakreditasi B wajib mencari peluang dan menyiapkan untuk melakukan re-akreditasi dengan target kita mencapai unggul.” Tambahnya.
Pada sesi terakhir d’musik series #7 dibuka forum diskusi dan Tanya jawab kepada perwakilan prodi dan peserta seputar permasalahan dan kendala apa saja yang saat ini sedang dihadapi oleh masing-masing prodi. Dari masukan-masukan tersebut nantinya akan dirangkum melalui d’musik kali ini.