|
Palembang | |
Imsak | 04:36 WIB |
Subuh | 04:46 WIB |
Syuruq | 06:01 WIB |
Dzuhur | 12:05 WIB |
Ashar | 15:19 WIB |
Maghrib | 18:08 WIB |
Isya | 19:16 WIB |
2°59'LS, 104°47'BT Ketinggian : 10 m Arah kiblat : 65°27' (U-B) |
LPMUINRF – Kementerian Agama bekerja sama dengan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag menggelar seleksi Rekrutmen Calon Asesor Keagamaan yang dilaksanakan selama tiga hari di Surabaya pada tanggal 28-30 Oktober 2021 dan diikuti sebanyak 200 peserta yang merupakan dosen tetap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Seleksi rekrutmen asesor keagamaan ini dilakukan secara profesional dengan melibatkan berbagai pihak dengan proses pelaksanaannya tetap memenuhi standar protokol kesehatan di masa pandemi. Sebelumnya, pendaftaran calon asesor ini dimulai short listed yang dikirimkan dari kampus berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan dipilih oleh BAN-PT. Syarat mendaftar antara lain: berpendidikan Doktor/Doktor Terapan (atau setara dengan level KKNI 9), berasal dari program studi dengan peringkat akreditasi Unggul/A, memiliki pengalaman di bidang penjaminan mutu perguruan tinggi, dan memiliki pengalaman manajerial di Perguruan Tinggi.
Dikutip dari website Kemenag, Direktur Pendidikan Tinngi Keagamaan Islam Prof. Dr. Suyitno, M.Ag mengatakan bahwa seleksi calon asesor keagamaan ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan Kemenag setelah tahun 2019. Menurutnya seleksi ini diselenggarakan karena asesor keagamaan pada BAN-PT masih kurang, hal ini yang menyebabkan terhadap banyaknya program studi keagamaan yang belum dinilai.
“Semoga dengan seleksi ini, ke depan kita dapat secara memberikan layanan secara maksimal terkait dengan akreditasi, baik institusi maupun program studi dan dari 200 peserta ini sya berharap semuanya bisa lulus. Saya yakin semuanya telah mempersiapkan dengan baik dan maksimal, karena yang hadir ini adalah orang-orang pilihan yang memiliki integritas yang kuat.” Harapnya.
Rekruitmen asesor keagamaan BAN-PT yang dilakukan ini bersifat terbuka untuk seluruh dosen yang memiliki persyaratan administratif sebagai asesor. Dalam konteks UIN Raden Fatah Palembang yang awalnya mengirimkan peserta sebanyak 48 orang asesor hanya menyisakan 19 orang yang kemudian dipanggil kembali oleh BAN-PT untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Dari data awal sejumlah 48 orang yang dikirimkan tersebut sejatinya merupakan bagian dari upaya yang dilakukan untuk mendesiminasi pengetahuan tentang penjaminan mutu kepada seluruh civitas akademika UIN Raden Fatah yang meliputi para dosennya.
Sementara itu Dr. Syahril Jamil, M.Ag selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu mengatakan bahwa pelaksanaan Rekruitmen ini sebagai bagian dari upaya untuk membangun kesadaran mutu serta menciptakan iklim kesadaran mutu.
“Dalam konteks sebagai peserta, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada pimpinan dalam hal ini Rektor UIN Raden Fatah Palembang yang sudah memfasilitasi kebutuhan peserta tes dan memberikan support yang luar biasa. Kemudian kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada BAN-PT yang sudah memberikan kesempatan sebagai peserta rekrutmen asesor keagamaan ini, terkhusus kepada Diktis yang sudah memberikan kesempatan kepada UIN Raden Fatah Palembang dalam hal peserta terbanyak dari proses rekrutmen asesor keagamaan BAN-PT ini.” Ujarnya.
“Ucapan Terimakasih juga disampaikan kepada Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA dan Dr. Arne Huzaimah, M.Hum yang merupakan asesor eksternal yang ada di UIN Raden Fatah Palembang, yang telah memberikan penguatan-penguatan dan strategi bagaimana agar kami sebagai peserta bisa melewati tahapan penjaringan ini dengan baik,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Ris’an Rusli menyampaikan do’a dan harapan kepada 19 peserta rekrutmen asesor keagamaan dari UIN Raden Fatah Palembang.
“Kepada rekan-rekan sekalian saya ucapkan selamat berjuang dan berijtihad, saya sangat mendoakan kelancaran dan kesuksesan bapak ibu dalam proses seleksi Calon Asesor Keagamaan BAN-PT dan sungguh berharap Allah menganugerahkan kesehatan, kelapangan hati dan fikiran sehingga proses ini bisa berlanjut dan pada akhirnya benar-benar 19 dosen ini ditetapkan sebagai Asesor dari UIN Raden Fatah Palembang.” Tutupnya.